Oleh: nandyagoesti | Desember 4, 2009

How Deep Is Your Love?

Di suatu sore yang tenang, sambil ber-gym ria saya mendengarkan sebuah siaran radio yang mengulas tentang perbedaan antara suka, sayang dan cinta. Apakah anda tau perbedaannya?😀

Terkadang apabila kita sedang dalam suatu hubungan dengan seseorang, kita sering dibingungkan dengan term-term tersebut. Terkadang kita bahkan sering menggunakan ketiganya untuk mengungkapkan perasaan apa yang sedang kita rasakan terhadap seseorang tersebut. Lalu apa perbedaannya?

Menurut radio yang saya dengarkan waktu itu (saya tidak tau apa nama radionya :D), perbedaannya adalah :

Ketika kamu bertemu orang tersebut,
Suka : Kamu ingin memiliki orang tersebut.
Sayang : Kamu ingin membahagiakan orang tersebut.
Cinta : Kamu ingin mengorbankan dirimu untuk orang tersebut.

Ketika kamu melihatnya menangis,
Suka : Kamu akan menyuruhnya untuk diam.
Sayang : Kamu akan terdiam dan ikut menangis bersamanya.
Cinta : Kamu akan membiarkan ia menyelesaikan tangisnya dan kemudian menghiburnya.

Ketika kamu sedang berduaan dengannya,
Suka : Kamu akan bertanya apakah kamu boleh menciumnya.
Sayang : Kamu akan memeluknya dengan sangat erat.
Cinta : Kamu akan memegang tangannya dan tidak akan pernah ingin melepasnya.

Ketika ia menyakitimu,
Suka : Kamu akan sangat marah dan tidak ingin berbicara dengannya lagi.
Sayang : Kamu akan menangis karenanya.
Cinta : Kamu akan tersenyum dan berkata dalam hati, “Dia hanya belum tau apa yang dilakukannya.”

So, seberapa dalamkah perasaan anda kepada pasangan anda? apakah hanya sekedar suka yang hanya menginginkan hubungan fisik saja, ataukah sudah sampai ke tahap yang sudah semakin dalam? You decide…


Responses

  1. wah blognya keren ya, berkunjung ke blog sekeren ini bisa membuat aku ikutan keren, aku numpang keren ya sob, makasi…

  2. nyasar2 ke blog ini dan tertarik komen di post yg satu ini.
    terutama pada statement yg satu ini:

    Ketika ia menyakitimu,
    Cinta : Kamu akan tersenyum dan berkata dalam hati, “Dia hanya belum tau apa yang dilakukannya.”

    hmm.. saya pernah berada dlm suatu hubungan yg tidak sehat dmn pacar saya wkt itu terus menyakiti saya, entah secara dia sadari entah tidak, sementara saya bersabar, tetap tersenyum di sampingnya, berharap ia akan berubah suatu hari karena menyadari kesalahan2nya.

    hal tersebut tidak pernah terjadi. ya, mungkin terjadi, ketika saya meninggalkan dia.

    jadi saya tidak sependapat. ya, kalau kamu mencintai seseorang, kamu bersedia berkorban untuknya. tetapi ketika kamu hanya menjadi korban perasaan, dan hubungan itu hanya menguntungkan satu pihak saja, mungkin sudah waktunya bertanya: apakah semuanya sepadan?

    salam kenal.🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: