Oleh: nandyagoesti | Agustus 4, 2008

Parent’s love

Beberapa jam yang lalu saya baru saja menonton film Taken. sebuah film yang menceritakan tentang cinta kasih yang suci seorang ayah kepada anaknya. Dalam film ini diceritakan bagaimana perjuangan seorang ayah untuk mendapatkan anaknya kembali yang disekap oleh gerombolan imigran Albania di Prancis yang bergerak di bidang penjualan wanita untuk dijadikan seorang pelacur.

Sesuai dengan tag filmnya, saving his daughter would be a lethal mission, kegilaan tak kenal takut yang ditunjukkan sang ayah amat menarik untuk disaksikan. Dimana setiap orang yang menghalangi misinya untuk menyelamatkan anaknya tidak akan dapat menghirup nikmatnya udara dunia lagi.

Satu hal yang saya rasa menjadi inti dari film ini adalah bagaimana kasih seorang ayah mampu menyelamatkan nyawa putri kesayangannya. Walaupun berbagai macam adegan di film ini cukup mustahil untuk benar-benar terimplementasi di dunia nyata, namun beberapa hal cukup menyiratkan bahwa dalam keadaan tertekan karena anak yang disayanginya tengah didera masalah hebat, seorang ayah mampu melewati batas maksimal dari dirinya untuk menyelamatkan anaknya tersebut.

Betapa besar rasa kasih sayang orang tua terhadap anaknya membuat saya berpikir setelah saya menyaksikan film itu, apakah saya sudah berbuat semampu saya untuk setidaknya berusaha membalas budi orang tua saya. Apakah saya sudah cukup membuat mereka bangga. Apakah saya sudah cukup membuat mereka tenang dengan keadaan saya saat ini.

Semua pertanyaan itu mungkin akan menjadi suatu tantangan bagi saya untuk dapat menjadi manusia yang bisa lebih menghargai hasil jerih payah dan usaha keras kedua orang tua saya untuk menghidupi saya.

Ayah…Ibu…Aku sayang kalian…


Responses

  1. Wuih2 langsung nge-pos abis nonton nih,.. Tobat juga lo Nan. Jangan lupa salah satu amanat penting dari film itu : Kalau lu dapat ancaman mau dibunuh, jangan bilang ‘Good Luck’

  2. abis dr pvj langsung posting ni nan??hehe
    mama papa..aku juga sayang kaliannn.. =)

  3. ow…ini yang bikin lo insaf pak??bagus sih emang…gw juga suka. cm agak sadis ya….kek gampang bgt bunuh orang

  4. ow……pelacur????tapi cwek ny keren2


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: