Oleh: nandyagoesti | Juli 10, 2008

“Traktiran” seorang teman

Beberapa hari yang lalu teman saya, si Adit a.k.a Camok, dengan amat tumbennya bersemangat sekali ingin menraktir kami dalam rangka ulang tahunnya.

It’s sounds weird right??hahaha..

Dan akhirnya rabu malam terjadilah hajatan besar pesta traktirannya si Camok itu. Kami berenam waktu itu, saya, Camok, Gandhi, Rizki, Hombing dan Ramda pun akhirnya meluncur ke tempat traktirannya. Kami semua kecuali Ramda berangkat bersama-sama dari kampus sementara Ramda telah terlebih dahulu berada di tempat tujuan. Ternyata kami semua akan ditraktir di Pizza Hut!!Damn..Baik sekali si Adit ini!!

Setidaknya…Itulah hal yang kami pikirkan selama menikmati jamuan di rumah makan pizza tersebut. Suasana cukup menyenangkan terlebih lagi jika mengingat ini kesempatan pertama kami untuk kembali hangout bersama-sama lagi setelah sekian lama. Kami memesan 2 buah pizza dan 2 pitcher coca-cola. Tadinya sih kami berencana ingin sekalian menguras dompetnya Adit mumpung dia sedang berulang tahun dengan banyak memesan varian makanan, tapi dari raut mukanya terlihat Adit amat memohon agar kami tidak melakukannya. hahahahaha.

Hingga pada saat kami semua selesai makan, kami pun meminta bill kepada pelayan disana. Bon harga menunjukkan angka Rp. 239.999. Awalnya kami semua cukup tersenyum melihat angka yang cukup besar yang tertera karena berarti akan cukup manguras dompet si Camok. Dan itu tentu saja membuat kepuasan tersendiri dalam hati kami…hahahahaha…

Namun tanpa diduga, si Camok menegeluarkan empat buah voucher Pizza Hut senilai Rp. 50.000 yang didapatnya dari temannya dan uang Rp. 40.000!!

Damn!!Batal deh rencana kami untuk menguras uang si Adit!!!!

Dan dia pun dengan amat puasnya tertawa penuh kemenangan melihat kami yang cukup kesal karena gagal menjalankan rencana…

Namun untung saja dia tidak menagih utang-utang kami kepadanya karena saya, Rizki dan Gandhi mempunyai utang masing-masing Rp. 15.000. Bayangkan jika malam itu dia menagih piutang-piutangnya -dan memang sudah terpikirkan olehnya- maka dia akan mendapatkan uang Rp. 45.000 sementara dia hanya mengeluarkan uang Rp. 40.000 untuk menraktir kami yang artinya dia menraktir enam orang dan tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Bahkan dia mendapat uang Rp. 5000 karena mentraktir!!!

hahahahaha….


Responses

  1. paraah…. katanya mau ngajak =(

    gitu ya Nan, urusan perut aja ga ngajak2

  2. kita tunggu tahap ke2 aja nan, kalo ada tahap 2 baru deh kita bisa bersukaria.

  3. Asli parah sekaligus cerdik. Harusnya bener-bener ditagih biar nraktir tanpa rugi. He he he.
    Oh ya, kami turut berduka ya dgn motormu ya Pa Danlap. Semoga dimudahkan dalam segala urusan

  4. Iya parah tuh, yang mana sih orangnya? Motor lu kenapa Nan? Knalpotnya kesumbat itu lu ya?

  5. parah parah parah

    *numpang nge-spam doang:mrgreen: *

  6. mampus


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: